BPBD Malang Pastikan Api di Jemplang Bromo Telah Padam

Bima Yoga

September 14, 2026

3
Min Read
BPBD Malang Pastikan Api di Jemplang Bromo Telah Padam
Kabar melegakan datang dari kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. (Gambar Hanya Ilustrasi).

sekitarmalangraya – Kabar melegakan datang dari kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang memastikan kobaran api yang sempat muncul di kawasan Jemplang, wilayah administrasi Kabupaten Malang di sekitar Gunung Bromo, telah berhasil dipadamkan setelah penanganan intensif oleh petugas gabungan.

Kepala BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, membenarkan bahwa titik api di Jemplang sudah tidak lagi menyala saat dikonfirmasi awak media di Malang, Minggu, 13 September 2026.

“Sudah (padam),” kata Purwoto singkat.

Kebakaran di kawasan Jemplang bermula dari rambatan api yang berasal dari arah Sabana Pengol, dipicu embusan angin kencang yang melanda area Bromo pada Sabtu sore, 12 September 2026.

Proses pemadaman kemudian dimulai sejak Sabtu malam, setelah BPBD Kabupaten Malang menerima laporan dari tim yang berada di lokasi kejadian.

Baca Juga: Basarnas Ungkap Dugaan Penyebab Virgo Transport 8 Terbalik

Puluhan Personel Berjalan Kaki Padamkan Api di Medan Terjal

Purwoto menjelaskan bahwa proses pemadaman di Jemplang membutuhkan perjuangan ekstra, mengingat sekitar 50 personel gabungan harus berjalan kaki untuk mencapai area yang tidak dapat dijangkau oleh kendaraan pemadam kebakaran.

Para petugas kemudian memadamkan api menggunakan alat pemukul api atau gepyok serta jet shooter.

Setelah menerima laporan kejadian, BPBD Kabupaten Malang segera mendatangi lokasi dan bergabung dengan tim gabungan lain untuk melakukan penanganan bersama.

“Pada malam hari ada tangki air dari Damkar Kota Malang satu unit, Damkar Kabupaten Malang empat unit, polisi satu unit, Balai Besar TNBTS dua unit, dan BPBD satu unit, semuanya bergerak ke sini (Jemplang),” ujar Purwoto.

Ia menjelaskan bahwa dalam operasi pemadaman tersebut, tim gabungan dibagi ke tiga jalur berbeda di sekitar Jemplang, yakni menuju arah Ranupani, Watu Gede, dan Jarak Ijo, guna memastikan seluruh titik api dapat dijangkau dan dipadamkan secara menyeluruh.

“Begitu sudah berkumpul kami langsung mengatur untuk operasi pemadaman saat malam hari, dari pengaturan yang dilakukan itu membuat daerah yang berada di tepi jalan bisa dijangkau,” tambahnya.

Terkait potensi penyebaran api hingga ke permukiman warga di Desa Ngadas, Purwoto menegaskan bahwa jarak dari Jemplang ke kawasan perkampungan tersebut terbilang cukup jauh, sehingga risiko api merambat ke permukiman dinilai kecil.

“Yang terdekat hanya Bromo Hillside dan beberapa warung yang butuh disekat, tapi sudah dibuat sekat bakar di sekitar area. Lalu, untuk ke pemukiman jauh apalagi di sana ada tegalan kentang, api tidak mungkin merambat lewat tanah,” katanya.

Keberhasilan pemadaman di Jemplang ini menjadi kabar positif di tengah rangkaian kebakaran hutan dan lahan yang kembali melanda kawasan TNBTS dalam beberapa hari terakhir.

Sebelumnya, kebakaran juga sempat meluas dan memaksa Balai Besar TNBTS menutup total aktivitas wisata di kawasan Bromo demi mempercepat proses pemadaman secara menyeluruh.

Selain penanganan di Jemplang, petugas gabungan turut berhasil melokalisasi titik-titik asap lain yang muncul di sejumlah kawasan sekitar Bromo, meski upaya water bombing sempat mengalami kendala akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung pada hari-hari sebelumnya.

Kebakaran yang berulang kali terjadi di kawasan konservasi seperti Bromo Tengger Semeru menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bersama, khususnya saat musim kemarau yang membuat vegetasi kawasan tersebut sangat rentan terbakar akibat percikan api maupun faktor cuaca seperti angin kencang.

Baca Juga: Perjuangan Penyintas Melawan Gelombang Tinggi Saat Kapal Virgo Miring di Laut Jawa

Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan penanganan kebakaran di kawasan TNBTS dapat diakses melalui laman resmi BPBD Kabupaten Malang.

Dengan padamnya api di kawasan Jemplang, petugas gabungan kini akan memfokuskan perhatian pada proses pendinginan lanjutan serta pemantauan berkelanjutan guna memastikan tidak muncul kembali titik api baru di sekitar kawasan tersebut, sekaligus mempercepat pemulihan ekosistem yang terdampak akibat rangkaian kebakaran yang terjadi di kawasan Bromo dalam beberapa waktu terakhir.

2 responses to “BPBD Malang Pastikan Api di Jemplang Bromo Telah Padam”

  1. […] Baca Juga: BPBD Malang Pastikan Api di Jemplang Bromo Telah Padam […]

  2. […] Baca Juga: BPBD Malang Pastikan Api di Jemplang Bromo Telah Padam […]

Leave a Comment

Related Post