Aksi Damai Berakhir, Kapolresta Malang Kota Apresiasi Nawak-Nawak ARBB

Mazaya Farandy

October 29, 2026

3
Min Read
Aksi damai Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu (ARBB) di kawasan Balai Kota dan Gedung DPRD Kota Malang berakhir dengan situasi kondusif pada Rabu (28/10/2026).

sekitarmalangraya – Aksi damai Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu (ARBB) di kawasan Balai Kota dan Gedung DPRD Kota Malang berakhir dengan situasi kondusif pada Rabu (28/10/2026).

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS menyampaikan apresiasi kepada peserta aksi dan pihak-pihak yang ikut menjaga ketertiban selama penyampaian aspirasi berlangsung.

Ungkapan khas Malang, “Rutam Nuwus” atau terima kasih, disampaikan Danang sebagai bentuk penghargaan kepada nawak-nawak ARBB.

Ia menilai kerja sama peserta, petugas, dan pihak terkait membantu menjaga kegiatan tetap damai. Pernyataan tersebut disampaikan melalui keterangan resmi Polresta Malang Kota yang dipublikasikan pada hari yang sama.

Dalam keterangannya, Danang menyampaikan, “Rutam Nuwus, nawak-nawak Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Kota Malang dan semua pihak yang turut menjaga suasana tetap damai dan tertib.”

Apresiasi itu ditujukan kepada peserta yang menyampaikan pendapat sekaligus menjaga situasi di sekitar lokasi aksi.

Baca Juga : Menkomdigi Respons Isu Pemutusan Kabel Internet Bawah Laut oleh Singapura

Pengamanan Lalu Lintas Selama Aksi Damai Berlangsung

Polresta Malang Kota menyiagakan personel gabungan di sejumlah titik strategis untuk mengawal jalannya aksi. Pengamanan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan berlangsung hingga kegiatan selesai.

Personel ditempatkan di kawasan Gedung DPRD, Tugu Balai Kota, serta titik lain yang membutuhkan pengawasan.

Sebelum bergerak menuju kawasan Jalan Tugu, massa berkumpul di depan Alun – Alun Merdeka. Peserta kemudian melakukan long march untuk menyampaikan aspirasi. Berdasarkan keterangan Polresta Malang Kota, jumlah peserta diperkirakan sekitar 500 orang.

Petugas turut mengatur arus kendaraan pada persimpangan dan ruas jalan yang terdampak pergerakan massa.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan peserta dan pengguna jalan serta mengurangi gangguan terhadap aktivitas masyarakat.

Cuaca gerimis tidak menghentikan peserta menyampaikan aspirasi, sementara petugas tetap menjalankan pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

Kapolresta Malang Kota Danang Setiyo PS bersama Wakapolresta AKBP Alex Sandy Siregar juga memantau situasi secara langsung.

Keduanya mendatangi kawasan aksi untuk melihat kondisi di lapangan dan menjaga komunikasi antara petugas dengan peserta. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pengamanan berlangsung sesuai kebutuhan.

Selain menyampaikan apresiasi, Danang meminta maaf kepada masyarakat, terutama pengguna jalan, atas kemungkinan ketidaknyamanan akibat pengalihan arus lalu lintas.

Ia menjelaskan bahwa pengaturan dilakukan sebagai langkah antisipasi demi menjaga keselamatan dan keamanan bersama.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, apabila pengalihan arus menimbulkan ketidaknyamanan. Pengaturan tersebut merupakan langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan dan keamanan bersama,” kata Danang dalam keterangan tersebut.

Danang juga menyampaikan permohonan maaf apabila pelayanan pengamanan yang diberikan oleh dirinya maupun personel di lapangan masih memiliki kekurangan.

Menurutnya, pengamanan aksi merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk mengawal hak masyarakat menyampaikan pendapat di muka umum, sembari memperhatikan keselamatan serta kelancaran aktivitas warga lainnya.

Polresta Malang Kota menyatakan pendekatan profesional dan humanis diutamakan selama kegiatan. Prinsip tersebut sejalan dengan pentingnya menjaga ruang penyampaian aspirasi sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat. Informasi mengenai pelaksanaan pengamanan ini dapat dibaca melalui keterangan resmi Polresta Malang Kota.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa penyampaian pendapat di ruang publik perlu berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak pengguna jalan dan warga sekitar.

Pengaturan lapangan, komunikasi yang terbuka, serta sikap tertib dari semua pihak membantu mengurangi risiko gangguan selama kegiatan berlangsung.

Informasi yang disampaikan kepolisian tidak merinci substansi tuntutan ARBB, sehingga laporan ini berfokus pada pelaksanaan aksi, pengamanan, dan pernyataan Kapolresta setelah kegiatan berakhir.

Pembaca dapat merujuk pada rilis resmi untuk keterangan langsung dari pihak kepolisian. Informasi harus tetap berpijak pada keterangan terverifikasi.

Hingga kegiatan berakhir, aksi damai ARBB di Kota Malang dilaporkan berlangsung aman dan kondusif. Apresiasi kepada peserta serta permohonan maaf kepada pengguna jalan menjadi pesan utama yang disampaikan Kapolresta setelah pengamanan selesai.

Kepolisian berharap komunikasi dan kerja sama antara peserta aksi, petugas, dan masyarakat tetap terjaga dalam kegiatan penyampaian aspirasi berikutnya.

Baca Juga : Indonesia-Singapura Sepakati Pembentukan Satgas Penegakan Hukum Karhutla

One response to “Aksi Damai Berakhir, Kapolresta Malang Kota Apresiasi Nawak-Nawak ARBB”

  1. […] Baca Juga: Aksi Damai Berakhir, Kapolresta Malang Kota Apresiasi Nawak-Nawak ARBB […]

Leave a Comment

Related Post