sekitarmalangraya – Proyek perbaikan jalan yang menghubungkan Wonokerto dengan kawasan Balekambang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, memasuki tahap penyelesaian.
Pengerjaan jalan dan drainase pada jalur Gondanglegi–Balekambang dilaporkan semakin mendekati rampung, meskipun pembangunan satu jembatan serta penyelesaian persoalan lahan masih menjadi bagian pekerjaan yang perlu dituntaskan.
Perkembangan ini menjadi perhatian karena jalur tersebut berperan sebagai akses masyarakat menuju wilayah Malang Selatan, termasuk kawasan wisata Pantai Balekambang.
Penyelesaian proyek diharapkan meningkatkan kenyamanan perjalanan sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah.
Proyek Jalan Wonokerto–Balekambang Mendekati Tahap Akhir
Berdasarkan pemberitaan BeritaNasional.ID pada 8 Oktober 2026, pengerjaan fisik jalan dan drainase dari Gondanglegi hingga simpang Jalan Lintas Selatan (JLS) Balekambang telah memasuki tahap akhir.
Baca Juga : Prabowo Ingin Orang Berkacamata Bisa Masuk TNI/Polri, Ini Alasannya
Jalur tersebut dilaporkan sudah terhubung, tetapi masih terdapat pekerjaan yang harus diselesaikan.
Salah satu pekerjaan tersisa adalah pembangunan jembatan di wilayah Bledokan, Desa Bantur, Kecamatan Bantur. Selain itu, proses penyelesaian proyek juga berkaitan dengan persoalan lahan yang terdampak pembangunan.
Informasi tersebut menunjukkan bahwa hampir tersambungnya jalur belum berarti seluruh pekerjaan konstruksi telah selesai.
Penyelesaian jembatan dan urusan lahan tetap menjadi bagian penting sebelum proyek dapat dinyatakan tuntas sepenuhnya.
Pembangunan Jalan Dibagi Menjadi Dua Ruas
Proyek peningkatan akses menuju Balekambang merupakan bagian dari pembangunan jalan Gondanglegi–Balekambang dengan panjang keseluruhan sekitar 30,485 kilometer.
Pengerjaannya dibagi menjadi dua bagian, yakni Lot 16A yang menghubungkan Gondanglegi–Wonokerto dan Lot 16B dari Wonokerto menuju Balekambang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, sebelumnya menjelaskan bahwa pembangunan fisik jalur tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Target penyelesaian tersebut perlu dibedakan dari kondisi aktual di lapangan.
Perkembangan terbaru tetap perlu merujuk pada laporan pekerjaan dan keterangan pihak berwenang, terutama ketika masih ada jembatan serta persoalan lahan yang belum sepenuhnya selesai.
Jembatan Menjadi Bagian Penting Penyelesaian Proyek
Pembangunan jembatan merupakan salah satu unsur penting dalam peningkatan kualitas jalur Wonokerto–Balekambang.
Infrastruktur ini diperlukan untuk menjaga kesinambungan perjalanan pada bagian jalan yang melintasi aliran air atau bentang tertentu.
Dalam pemberitaan Radar Malang pada Juli 2026, pembangunan jalur Gondanglegi–Balekambang disebut mencakup perbaikan jalan, pelebaran, dan pembangunan beberapa jembatan.
Pada lokasi yang jembatannya dikerjakan, akses sementara disediakan agar kendaraan tetap dapat melintas, dengan pengaturan tertentu karena lebar jembatan pengganti terbatas.
Kondisi tersebut menjadi pengingat bagi pengendara agar memperhatikan situasi jalan dan mengikuti arahan petugas.
Pengguna jalan sebaiknya tidak menganggap seluruh ruas telah bebas dari hambatan hanya karena sebagian besar permukaan jalan terlihat lebih baik.
Kendala Lahan Turut Memengaruhi Pengerjaan
Penyelesaian proyek tidak hanya bergantung pada pekerjaan konstruksi. Pembebasan lahan juga menjadi faktor yang memengaruhi kelancaran pembangunan dan pelebaran jalan.
Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang menyebut kendala pembebasan lahan menyebabkan jadwal penyelesaian bergeser dari target awal.
Pekerjaan kemudian diprioritaskan pada bagian yang lahannya sudah memungkinkan untuk dikerjakan.
Pemerintah Kabupaten Malang juga mendokumentasikan konsultasi publik pengadaan tanah untuk pelebaran jalan Gondanglegi–Balekambang di Desa Wonokerto pada 7 Januari 2026.
Catatan resmi tersebut memperlihatkan bahwa proses pengadaan tanah menjadi bagian dari tahapan pembangunan.
Dampak bagi Mobilitas dan Pariwisata Malang Selatan
Jalur Gondanglegi–Balekambang memiliki arti penting bagi mobilitas warga dan akses menuju destinasi wisata pesisir selatan Kabupaten Malang.
Dalam peninjauan proyek pada April 2026, Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak membahas perkembangan pembangunan serta pembagian peran pemerintah dalam penanganannya.
Pemerintah berharap peningkatan infrastruktur dapat mendukung perkembangan sektor pariwisata dan perikanan di Malang Selatan.
Namun, besarnya dampak terhadap jumlah wisatawan, waktu tempuh, maupun aktivitas ekonomi belum dapat dipastikan tanpa data evaluasi setelah proyek selesai.
Karena itu, manfaat pembangunan sebaiknya dinilai melalui kondisi jalan, keselamatan perjalanan, kelancaran konektivitas, dan perkembangan aktivitas masyarakat setelah infrastruktur beroperasi secara menyeluruh.
Penyelesaian Proyek Masih Perlu Dipantau
Dengan tersisanya pembangunan satu jembatan dan persoalan lahan yang masih perlu diselesaikan, perkembangan proyek Wonokerto–Balekambang tetap membutuhkan pemantauan.
Informasi mengenai progres, pengaturan lalu lintas, serta jadwal penyelesaian perlu mengacu pada keterangan resmi instansi terkait.
Baca Juga : Trans Jatim Koridor II di Malang Direstui Paguyuban Angkot dengan Syarat
Masyarakat yang melintasi jalur tersebut diimbau tetap berhati-hati, terutama di sekitar lokasi konstruksi dan akses sementara.
Pengendara perlu mengikuti rambu serta arahan petugas demi menjaga keselamatan selama pekerjaan berlangsung.
Penyelesaian proyek ini diharapkan menghadirkan jalur yang lebih baik bagi warga maupun pengunjung Malang Selatan.
Meski demikian, kepastian bahwa seluruh pekerjaan telah rampung perlu menunggu konfirmasi terbaru dari pihak pelaksana atau pemerintah berwenang.
SUMBER REFERENSI :
1. BeritaNasional.ID — Progres Jalan Gondanglegi–JLS Balekambang Hampir Tuntas, Tinggal Satu Jembatan dan Eksekusi Lahan — sumber utama informasi terbaru, 8 Oktober 2026.
2. JatimTIMES — Sempat Terkendala Pembebasan Lahan, DPUBM Proyeksikan Jalan Gondanglegi–Balekambang Selesai Akhir 2026 — informasi target penyelesaian dan kendala pembebasan lahan.
3. Radar Malang — Perbaikan Jalur Balekambang Tuntas Akhir Tahun — informasi pekerjaan jalan, jembatan, dan akses sementara.
4. Pemerintah Kabupaten Malang — Konsultasi Publik atas Pengadaan Tanah Pelebaran Jalan Gondanglegi–Balekambang — sumber resmi mengenai proses pengadaan tanah di Desa Wonokerto.









Leave a Comment