sekitarmalangraya – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mencatat temuan 15 kasus influenza dari tiga tipe virus berbeda hasil pemeriksaan di Puskesmas Dinoyo.
Dari total temuan tersebut, sebanyak 10 kasus merupakan influenza tipe H3N2, empat kasus H1N1, dan satu kasus influenza B tipe Victoria.
Kepala Dinkes Kota Malang dr. Husnul Muarif menyampaikan bahwa dari beberapa tipe influenza yang terdeteksi, H3N2 menjadi salah satu yang perlu mendapat perhatian lebih.
Meski demikian, ia meminta masyarakat untuk tidak bersikap berlebihan dalam menanggapi temuan tersebut.
“Kalau ada keluhan langsung bisa menghubungi puskesmas, baik itu pemerintah maupun swasta,” ujar Husnul, Senin (21/9).
Ia menjelaskan bahwa masyarakat yang mengalami keluhan atau gejala mengarah pada influenza sebaiknya segera memeriksakan kondisi kesehatannya ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Pemeriksaan tersebut diperlukan agar keluhan dapat ditangani sesuai kondisi masing-masing pasien.
Dinkes Malang Anjurkan Warga Gunakan Masker
Selain mengimbau warga untuk segera memeriksakan diri ketika mengalami keluhan, Dinkes Kota Malang juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan perlindungan diri guna mengurangi risiko penularan virus saluran pernapasan.
Baca Juga: Pendapatan Daerah Rp26,4 Triliun, Banggar Jatim Nyatakan Raperda APBD 2027 Layak Dibahas
Salah satu langkah yang dianjurkan adalah dengan menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar rumah atau berada di tengah komunitas dan kerumunan orang banyak.
“Masker ini digunakan manakala mau berkegiatan di luar, ataupun ada saat ada komunitas atau kumpulan orang-orang,” kata Husnul.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat virus influenza dapat menyebar melalui saluran pernapasan, terutama di tengah aktivitas masyarakat yang padat dan intensitas interaksi yang tinggi antarwarga.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan kondisi tubuh masing-masing serta menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kesehariannya.
Husnul turut mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh dengan memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Menurutnya, asupan nutrisi yang cukup menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya tahan tubuh ketika menghadapi potensi infeksi virus.
“Kondisi tubuh yang fit dengan asupan gizi yang seimbang akan membantu tubuh lebih siap menghadapi paparan virus, termasuk influenza,” ujarnya menambahkan.
Karena itu, masyarakat diminta untuk tetap memperhatikan pola makan sehari-hari serta menjaga kondisi kesehatan secara umum, khususnya di tengah cuaca yang berubah-ubah seperti saat ini.
Perubahan cuaca yang tidak menentu kerap menjadi salah satu faktor yang mempermudah penyebaran penyakit infeksi saluran pernapasan di masyarakat.
Temuan kasus influenza H3N2 di Kota Malang ini turut mengingatkan pada perkembangan subclade K dari virus H3N2 yang sebelumnya sempat menjadi sorotan nasional pada awal 2026.
Kementerian Kesehatan RI saat itu mencatat bahwa sejak 1 Januari 2025 hingga 10 Januari 2026 terdapat 74 kasus subclade K dari total 204 spesimen influenza A H3N2 yang diperiksa di berbagai daerah, dengan temuan terbanyak berada di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.
Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI dr. Prima Yosephine saat itu menegaskan bahwa H3N2 bukan merupakan virus baru, melainkan bagian dari influenza musiman yang beredar setiap tahun.
Menurutnya, tren kasus influenza di Indonesia sempat menunjukkan penurunan setelah mencapai puncaknya pada pertengahan minggu ke-40 tahun 2025.
Meski demikian, temuan kasus terbaru di Kota Malang menunjukkan bahwa potensi penyebaran virus influenza, termasuk tipe H3N2, tetap perlu diwaspadai secara berkelanjutan, mengingat karakteristik virus musiman yang dapat kembali muncul di berbagai wilayah dari waktu ke waktu.
Dinkes Kota Malang menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus influenza di wilayahnya melalui jaringan puskesmas yang tersebar di berbagai kecamatan.
Pemantauan ini dilakukan guna mendeteksi dini apabila terjadi peningkatan kasus secara signifikan, sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan.
Baca Juga: Api Membakar Dua Ruangan SMPN 7, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta
Masyarakat diimbau untuk tidak panik namun tetap waspada terhadap gejala influenza seperti demam, batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan.
Segera periksa diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila gejala tersebut muncul dan tidak kunjung membaik.









Leave a Comment