MUI Kota Malang Siapkan Salat Istisqa, Gajayana Masuk Daftar Lokasi

Bima Yoga

October 23, 2026

3
Min Read
MUI Kota Malang Siapkan Salat Istisqa, Gajayana Masuk Daftar Lokasi

sekitarmalangraya – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang menyiapkan koordinasi untuk menindaklanjuti imbauan pelaksanaan salat istisqa dari Gubernur Jawa Timur di tengah kemarau berkepanjangan.

Stadion Gajayana menjadi salah satu alternatif lokasi yang dipertimbangkan apabila ibadah meminta hujan tersebut digelar secara massal dengan melibatkan masyarakat.

Ketua Umum MUI Kota Malang, Dr. KH. Isroqunnajah, mengatakan pelaksanaan salat istisqa dapat menjadi ikhtiar bersama umat Islam untuk memohon turunnya hujan.

Selain itu, kondisi kemarau juga perlu dijadikan momentum untuk melakukan introspeksi diri.

“Pelaksanaan salat istisqa menjadi salah satu ikhtiar umat Islam dalam memohon turunnya hujan. Kondisi kemarau berkepanjangan juga perlu menjadi momentum untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Kalau secara normatif ini karena perilaku kita,” ujarnya, Jumat (23/10/2026).

Menurut Isroqunnajah, MUI Kota Malang telah menerima keluhan masyarakat mengenai kondisi kekeringan di sejumlah tempat.

Situasi tersebut juga terlihat dari inisiatif beberapa lembaga pendidikan yang mulai menyelenggarakan salat istisqa dengan melibatkan para siswa.

Meski demikian, koordinasi untuk memperluas pelaksanaan salat istisqa masih perlu dilakukan. MUI Kota Malang belum menggelar sosialisasi secara resmi kepada lembaga pendidikan.

Dalam waktu dekat, pihaknya berencana mengomunikasikan imbauan tersebut agar dapat ditindaklanjuti oleh berbagai unsur masyarakat.

Organisasi kemasyarakatan Islam, sekolah, dan pondok pesantren menjadi pihak yang diharapkan dapat berperan dalam pelaksanaan kegiatan.

Keterlibatan berbagai lembaga dinilai penting untuk memperluas jangkauan imbauan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat.

Baca Juga: Lewat POLIRAN, Polresta Malang Kota Dorong Pengangguran Bangkit

Stadion Gajayana Jadi Alternatif Salat Istisqa Massal

Isroqunnajah yang juga menjabat sebagai Ketua PCNU Kota Malang menjelaskan, MUI tidak memiliki basis massa secara langsung.

Oleh karena itu, pelaksanaan salat istisqa membutuhkan dukungan organisasi kemasyarakatan Islam dan lembaga pendidikan yang mempunyai jaringan di tengah masyarakat.

Menurutnya, salat istisqa secara massal di lapangan terbuka menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan. Stadion Gajayana disebut sebagai alternatif apabila kegiatan tersebut memungkinkan untuk dilaksanakan dalam skala besar.

Pria yang akrab disapa Gus Is itu berharap pelaksanaan salat istisqa nantinya dapat melibatkan masyarakat luas, termasuk anak-anak.

Partisipasi berbagai kelompok diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memohon hujan kepada Allah SWT.

Pelaksanaan di ruang terbuka juga menjadi salah satu opsi untuk menghimpun jamaah dalam jumlah besar. Namun, penentuan lokasi dan teknis kegiatan masih memerlukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait.

Rencana tersebut sejalan dengan imbauan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar masyarakat melaksanakan salat istisqa sebagai respons terhadap kondisi kekeringan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebelumnya menerbitkan surat edaran mengenai ajakan pelaksanaan ibadah tersebut.

MUI Jawa Timur juga telah menginstruksikan pengurus MUI di tingkat kabupaten dan kota untuk mendorong pelaksanaan salat istisqa di wilayah masing-masing. Imbauan itu menjadi dasar bagi pengurus daerah untuk berkoordinasi dengan organisasi Islam, tokoh agama, dan unsur masyarakat.

Di Kota Malang, MUI kini menyiapkan komunikasi dengan berbagai lembaga agar imbauan tersebut dapat ditindaklanjuti.

Meski Stadion Gajayana telah disebut sebagai salah satu alternatif, keputusan mengenai lokasi pelaksanaan secara massal masih menunggu hasil koordinasi lebih lanjut.

Melalui rencana tersebut, MUI Kota Malang berharap masyarakat dapat mengambil bagian dalam ikhtiar spiritual menghadapi kemarau berkepanjangan.

Baca Juga: Pemerintah Sanksi 32 Perusahaan yang Diduga Terkait Karhutla

Selain berdoa memohon hujan, masyarakat juga diharapkan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan warga yang mengalami kesulitan air.

Leave a Comment

Related Post