Arema FC Makin Dekat Kelola Stadion Kanjuruhan, Konsep Mulai Dimatangkan

Bima Yoga

September 21, 2026

4
Min Read
Arema FC Makin Dekat Kelola Stadion Kanjuruhan, Konsep Mulai Dimatangkan
Arema FC semakin dekat mendapatkan hak pengelolaan Stadion Kanjuruhan di Kepanjen, Kabupaten Malang. (Foto: aremafc.com)

sekitarmalangraya – Arema FC semakin dekat mendapatkan hak pengelolaan Stadion Kanjuruhan di Kepanjen, Kabupaten Malang.

Manajemen klub berjulukan Singo Edan menyatakan kesiapannya mengelola stadion tersebut secara mandiri seiring pembahasan yang kian matang bersama Pemerintah Kabupaten Malang.

CEO Arema FC Iwan Budianto, General Manager Yusrinal Fitriandi, serta CMOC dan Ketua Panpel Arema FC Bram Hady Sulton meninjau langsung Stadion Kanjuruhan bersama Bupati Malang Sanusi, Sabtu (19/9).

Dalam peninjauan tersebut, rombongan mengecek lapangan utama beserta sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari lintasan atletik, gedung olahraga, lapangan voli, arena skateboard, kolam renang, hingga Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13.

Konsep Legacy Safety Jadi Landasan Pengelolaan Stadion

Dalam rencana pengelolaan tersebut, Arema FC membawa konsep utama bernama Legacy Safety.

Pendekatan ini mengutamakan aspek keselamatan, kenyamanan, dan modernisasi kawasan stadion tanpa mengesampingkan nilai sejarah maupun sisi kemanusiaan yang melekat pada Kanjuruhan.

Stadion Kanjuruhan diproyeksikan bertransformasi menjadi ruang terpadu yang ramah bagi keluarga dan wisatawan. Arema FC berencana menghidupkan kawasan tersebut sepanjang tahun, tidak hanya saat berlangsung pertandingan sepak bola.

Baca Juga: 16 Damkar Padamkan Kebakaran Apartemen Penjaringan, Warga Selamat

CEO Arema FC Iwan Budianto menyampaikan optimismenya bahwa kesepakatan pengelolaan dapat segera terealisasi.

Menurutnya, proses pembahasan masih terus berjalan dengan melibatkan tiga instansi pemerintah pusat, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian UMKM.

“Jika dikelola oleh klub, maka banyak nilai lebih yang bisa diambil. Kami bisa memperbaiki fasilitas penonton, bahkan menjadikannya pusat kegiatan ekonomi, tidak hanya untuk sepak bola tapi juga event lain seperti konser musik,” ujar Iwan.

Sementara itu, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menegaskan bahwa pembahasan dengan Pemkab Malang kini sudah memasuki tahap yang sangat detail untuk memastikan seluruh skema operasional berjalan matang sebelum diserahkan sepenuhnya kepada klub.

“Harapannya tentu stadion ini bisa menjadi fasilitas yang terus terawat, memiliki aktivitas yang berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Malang,” kata Yusrinal.

Dalam pengelolaan Stadion Kanjuruhan nantinya, Arema FC akan memanfaatkan area komersial untuk berbagai kegiatan, seperti event budaya, pasar rakyat, hingga konser musik berskala nasional.

Selain itu, klub juga berencana mengembangkan sport science dengan mengintegrasikan laboratorium fisik, analisis biomekanika, gym performa tinggi, serta fasilitas pemulihan seperti sauna, ice bath, dan hidroterapi.

Fasilitas tersebut nantinya juga akan dibuka untuk riset perguruan tinggi, klub amatir, dan masyarakat umum.

Selain fasilitas olahraga dan pemulihan, kompleks Stadion Kanjuruhan turut direncanakan menjadi pusat latihan akademi Arema FC yang memanfaatkan teknologi GPS tracker dan analisis taktis.

Manajemen klub juga menyiapkan program Youth Training Camp berupa coaching clinic dan bootcamp sepak bola yang digelar secara berkala.

Program pembinaan tersebut terbuka bagi talenta-talenta muda dari berbagai daerah, sehingga kawasan Stadion Kanjuruhan diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai arena pertandingan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan dan pengembangan pemain sepak bola usia muda ke depannya.

Kesiapan Stadion Kanjuruhan dari sisi keamanan turut mendapat pengakuan resmi. Hasil penilaian risk assessment terhadap stadion tersebut tercatat menembus 87,19 poin, capaian yang memastikan Kanjuruhan layak digunakan sebagai markas laga kandang Arema FC pada kompetisi Super League musim 2026/2027.

Capaian ini menjadi bukti bahwa proses pembenahan fasilitas dan standar keselamatan di Kanjuruhan telah berjalan sesuai harapan, sekaligus memperkuat posisi Arema FC dalam pembahasan pengelolaan stadion bersama Pemkab Malang.

Baca Juga: OJK Malang Ingatkan Masyarakat soal Modus Penipuan Canggih

Rencana pengelolaan Stadion Kanjuruhan oleh Arema FC ini turut berjalan beriringan dengan sejumlah agenda pembangunan lain di Kabupaten Malang, termasuk penataan kawasan Alun-Alun Kepanjen yang tengah dimatangkan oleh Pemkab Malang.

Sinergi antara klub dan pemerintah daerah ini diharapkan dapat menghadirkan kawasan olahraga yang lebih tertata, aman, dan bermanfaat secara ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dukungan Aremania terhadap rencana ini turut menjadi perhatian manajemen klub. Bagi warga Malang, Kanjuruhan bukan sekadar stadion, melainkan ruang bersejarah yang menyimpan duka mendalam sekaligus harapan akan masa depan sepak bola yang lebih aman.

One response to “Arema FC Makin Dekat Kelola Stadion Kanjuruhan, Konsep Mulai Dimatangkan”

  1. […] Baca Juga: Arema FC Makin Dekat Kelola Stadion Kanjuruhan, Konsep Mulai Dimatangkan […]

Leave a Comment

Related Post